Bestfriend Never End
Hay tumblr…. sebenernya aku udah nulis ini lama di notes hp aku tapi ga aku post baru sempet sekarang di post… mau cerita nih yaa. Sedikit sedih dan menye mungkin….
Tapi apa kalian tau rasanya kehilangan seorang teman? Apalagi teman baik, kalian tau? Pasti semua tau ya pasti semua pernah ngalamin. Entah dengan cara yang baik-baik atau sebaliknya… Apapun caranya menurut aku itu menyakitkan… Lebih-lebih ia akan menghilang tanpa cara menyakitkan, tanpa masalah dan secara mendadak. Ini yang aku alamin sekarang…
Ya, temanku akan pergi. Pergi ke kota lain ya bisa dibilang, pindah. Teman yang setiap hari bareng denganku selama di kelas, waktu belajar, waktu istirahat, waktu pulang sekolah dan juga sering pulang bareng ataupun waktu libur, bisa dibilang teman sepermainan lah. Awal aku bertemu dengan dia, jujur merasa kurang nyaman karena omongan orang di sekitaran men-cap ia buruk. Namun aku pikir, “ah selama dia ga ada masalah sama aku ya woleslah”. Makin hari, makin lama, seiring waktu berjalan kami makin dekat aku mulai mengetahui sifat-sifatnya. Dia tidak seperti apa yang dipikirkan orang. Dia rame, baik, enak diajak cerita, care dengan teman-temannya. Sampai kami berada di puncak pertemanan dimana kami sedang dekat-dekatnya. Kemana mana bareng selalu bermain bareng dan tiba-tiba mendapat kabar bahwa ia diharuskan meninggalkan kami semua. Pertama, aku ditelfon temanku yang paling dekat dengannya dibandingkan kami semua. Jujur, aku kaget.. Rasanya derrrcesss…. Kaya ada petir yang nyambet ke hati. Bukan lebay, hatiku rasanya gakaruan. Antara bingung, apa ini bener? Sedih, teman tiap hari bareng dan ketemu bakal pisah? Heran, kenapa bisa kaya gini? Setelah menghabiskan waktu yang lumayan lama di telfon aku terus kepikiran… Dan ketika aku buka twitter aku baru sadar mention yang ia kirim buatku mengatakan “kita bakal jarang bertemu lagi” aku baru sadar disitu dan aku pura-pura tidak tau karena teman yang memberi tauku menyuruhku agar jangan menceritakan ke siapa-siapa. Sekitar waktu magrib aku membuka group “rempong” dan ternyata benar saja ia mengabari dan pamit bahwa ia akan pindah dan semua tampak tidak percaya sepertiku.
Kenapa semua ini bisa terjadi begitu mendadak? Kita ga akan nyangka kalo hari Jumat kemaren ketika curhat cantik sambil makan siang, cerita-cerita masalah yang selama ini kita pendem, nunggu dijemput bareng, itu hari terakhir kita sesekolah, sekelas, ga akan lagi ngumpul dan main bareng sepulang sekolah… Asal kamu tau, kalaupun kamu akan jauh disana dari kita, kita pasti bakal kangen dan selalu akan mengatakan “aahh coba ada dia” “aaahh ga asik nih kurang dia”. Kamu bakal selalu diinget. Dan kamu ga akan kita sebut “teman lama” karena kamu bakal menjadi teman seterusnya buat kita. Ga akan jadi “teman jauh” karena kamu bakal selalu dekat buat kita. Ga akan jadi “teman yang hilang” karena kamu ga hilang dan selalu kita anggap. Aku bakal kangen cerianya, bakal kangen keekspresifannya, kangen suara annoyingnya. Pokonya bakaaall kangeeeen kamuuuu, Geb….. :’)